"Saya sedih kita dikait-kaitkan dengaan asing versus nasional di Industri Migas, dan saya sedih kita disebut asing," kata Elisabeth ditemui di Lapangan Gas South Mahakam, Senipah, Kalimantan Timur, dikutip Jumat (18/1/2013).
Pasalnya kata Elisabeth, Total E&P Indonesie adalah perusahaan multi nasional yang mayoritas pegawai dan pekerjanya merupakan orang Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Elisabeth dirinya prihatin dengan situasi politik saat ini. "Kami prihatin dengan kondisi politik, kami bukan asing, tim kami adalah Indonesia, pegawai Indonesia yang mengabdi kepada negara," katanya.
(rrd/hen)
