Musibah banjir yang melanda Jakarta mengakibatkan beberapa infrastruktur mengalami kerusakan, salah satunya adalah pondasi saluran kabel tegangan tinggi (SKTT) Cawang-Setiabudhi. Kerusakan ini akibat saluran milik PLN ini yang melintasi sungai Ciliwung di bawah flyover Kalibata mengalami gangguan akibat tergerus air.
Direktur Operasi PLN Jawa dan Bali, Ngurah Adnyana menjelaskan, akibat dari gangguan tersebut terjadi pemadaman pada gardu induk (GI) Setiabudhi dan Dukuh Atas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beban padam sebesar 107 MW tersebut meliputi area: GI Setia Budi melayani daerah: Sudirman, Rasuna Said, Kuningan, Menteng Dalam, Casablanca, Setiabudi, Dr Satrio, Taman Rasuna dan Proklamasi.
Selain itu, GI Dukuh Atas yang melayani daerah: Rasuna Said, Waduk Setiabudi, Tosari, Setiabudi Raya, Menteng Atas, Casablanca Raya, dan Pasar Rumput.
Namun, lanjut Adnyana, masalah tersebut dapat teratasi pada Sabtu malam (19/1/2013) pukul 23.40 sehingga pelanggan bisa menikmati listrik kembali.
"Perbaikan baru bisa dilakukan saat air surut Sabtu pagi dan SKTT Cawang-Setiabudi sudah berhasil dinormalkan pada 19 Januari jam 23.40
WIB dengan menggunakan 3 Crane emergency. Dengan demikian tadi malam pelanggan yang dilayani oleh GI Setiabudi dan GI Dukuh Atas sudah menyala," tandasnya.
(zlf/nia)











































