Demikian disampaikan Direktur Operasi Jawa-Bali, Ngurah Adyana dalam pesan singkatnya kepada detikFinance, Minggu (20/1/2013).
"Ada 8 pompa existing PLN akan dioperasikan setelah waduk Pluit tidak limpas lagi. Penormalan operasi PLTGU Muara Karang sangat tergantung pada kondisi waduk Pluit," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai dengan hari ini PLTGU Muara Karang masih terendam banjir," jelasnya.
Akibatnya, lanjut Adyana, PLTGU Muara Karang belum bisa dioperasikan secara penuh sesuai kapasitasnya sebesar 1.500 MW.
"Dari total kapasitas PLTGU Muara Karang sebesar 1.500 MW yang masih tetap beroperasi hanya 400 MW, artinya masih 1.100 MW PLTGU Muara Karang belum beroperasi karena masih terendam banjir," ujarnya.
Agar 1.100 MW bisa segera dioperasikan kembali Adyana menyatakan perlunya pompa tersebut.
"Yang 1.100 MW akan dioperasikan kembali setelah air di Komplek PLTGU dipompa keluar" tandasnya.
(rrd/nia)










































