Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir mengatakan, pembelian lapangan minyak dan gas di luar negeri merupakan salah satu strategi Pertamina.
"Ada dua strategi Pertamina dalam peningkatan produksi minyak, pertama aktif melakukan pembelian lapangan minyak di luar negeri, dan aktif melakukan ekplorasi atau pencarian minyak dan gas bumi di dalam negeri," kata Ali ketika berbincang dengan detikFinance lewat telepon, Jumat (25/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nafas perusahaan ini tentunya eksplorasi, membeli blok-blok Migas di dalam negeri seperti Blok Masela, East Natuna dan lain-lainnya," jelas Ali.
Salah satu contoh terbaru pembelian lapangan minyak di luar negeri yang dilakukan Pertamina adalah akusisi ConocoPhilips Algeria Ltd, anak perusahaan ConocoPhilips (NYSE:COP) yang menguasai Blok 405a.
Akuisisi ini akan menambah produksi minyak bagi Pertamina sebanyak 23.000 barel per hari.
Blok 405a terdiri dari 3 lapangan minyak utama, yaitu Menzel Lejmat North, Ourhoud dan EMK. Di lapangan Menzel Lejmat North ConocoPhilips Algeria Ltd. menguasai 65% hak partisipasi dan sekaligus bertindak selaku operator, sementara itu hak partisipasi di lapangan Ourhoud 3,7% dan 16,9 % di lapangan EMK. Berdasarkan data dari ConocoPhilips, akusisi ini senilai US$ 1,75 miliar.
(rrd/dnl)











































