"Tahun ini kami menargetkan penurunan produksi minyak sebesar 0%," kata Rudi usai membuka Rapat Kerja Tahunan SKK Migas, di Kantor Pusat SKK Migas, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (14/2/2013).
Upaya untuk mencapai penurunan produksi hanya 0% dengan melakukan upaya seperti pengeboran pegembangan, work over, well service, dan optimalisasi fasilitas yang didukung oleh perubahan struktur di dalam organisasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara produksi gas bumi, kata Rudi, ditargetkan meningkat hingga 4,2%. Produksi gas bumi Indonesia mengalami penurunan dalam dua tahun berturut-turut. Di 2012, produksi gas Indonesia turun 3,1% dan di 2011 turun 5%.
Ditambahkan Rudi, pada tahun ini target lifting atau produksi minyak Indonesia mencapai 830.000-850.000 barel per hari, sementara target lifting gas mencapai 6.939 juta kaki kubik per hari.
"Sedangkan cost recovery kami targetkan mencapai US$ 16,5-17,9 miliar dan target penerimaan negara mencapai US$ 27,9-29,5 miliar," tandas Rudi.
(rrd/dnl)











































