"Thailand berhasil lakukan program konversi BBM ke BBG karena mereka punya 5.000 SPBG, bandingkan kita yang cuma punya 16 SPBG," kata Dirjen Industri Ungulan Berbasis Teknologi Kementerian Perindustrian Budi Darmadi, ketika dihubungi, Selasa (19/2/2013).
Dikatakan Budi, saat ini program konversi ini juga menjadi tanggung jawab Kementerian Perindustrian, dan diakui masih banyak kendala.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara jika dana tersebut belum keluar, pengadaan 11.000 converter kit belum bisa dilakukan. "Apalagi kita harus tender ulang pengadaan konverter kitnya," ucap Budi.
Menurut Budi, program konversi BBM ke BBG ini diibaratkan seperti ayam sama telur.
"Industri SPBG siap mau bangun banyak SPBG tapi gak jadi-jadi karena kendaraan yang pakai gas juga tidak banyak, tapi orang mau pasang konverter kit males karena SPBG nya gak ada, jadi ini mana dulu yang didahulukan," tandasnya.
(rrd/dnl)
