"PLTU Kepri 2x7 MW telah berhasil melalui proses uji akhir, yaitu keandalan beroperasi selama 30 hari non-stop," kata Direktur Utama PT Rekadaya Elektrika Didi Hasan Putra dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/2/2013).
Dikatakan Didi, PLTU Kepri ini merupakan pembangkit listrik berbahan bakar batubara pertama yang menerapkan tingkat komponen dalam negeri tertinggi yaitu 70%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu PT Rekadaya Elektrika selaku kontraktor utama pembangunan PLTU ini terus melakukan penyelesaian terkait dengan fasilitas pendukung operasional jangka panjang PLTU Kepri.
"Dengan menyelesaikan pembangunan PLTU dengan mengoptimalkan industri dalam negeri. berarti PT Rekadaya Elektrika sebagai bagian dari aset nasional berpertisipasi untuk mengurangi subsdi negara sekaligus dapat berperan aktif sebagai salah satu penggerak industri dalam negeri demi menerangi Indonesia," tandasnya.
(rrd/dnl)











































