"Sekarang ini suka tidak suka mau tidak mau kita harus pakai BBM untuk memproduksi listrik di PLTGU Belawan Medan, karena pasokan gas dari Lapangan Glagah Kambuna habis," kata Kepala Divisi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Gas PLN Suryadi Mardjoeki ketika dihubungi, Kamis (21/2/2013).
Dikatakan Suryadi, untuk dapat mengoperasikan PLTGU Medan, dalam sehari diperlukan solar sebanyak 2,8 juta liter. "Kita harus gunakan BBM untuk operasikan pembangkit Belawan sebanyak 2,8 juta liter per hari," kata Suryadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena habisnya pasokan gas dari lapangan Glagah Kambuna tidak sesuai rencana atau kontrak, maka pasokan BBM yang seharusnya hanya digunakan untuk meningkatkan tegangan pembangkit, jadi lebih banyak kebutuhannya.
"Saat ini PLTGU Belawan mendapatkan pasokan BBM dari Kutilang Paksi Mas sebesar 250.000 KL (kiloliter) per tahun selama 2013-2016 dan dari PT Shell Indonesia sebesar 200.000 KL per tahun, dan untuk pasokan dari Shell akan habis April ini. Untuk itu PLN akan membuka lelang pengadaan BBM pada Maret nanti, minimal pasokan yang masuk sebesar 200.000 KL per tahun," cetus Suryadi.
(rrd/dnl)











































