Minyak Irak Tak Bakal Habis 100 Tahun, Saatnya Indonesia Manfaatkan

Laporan dari Baghdad

Minyak Irak Tak Bakal Habis 100 Tahun, Saatnya Indonesia Manfaatkan

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 15 Mar 2013 07:59 WIB
Minyak Irak Tak Bakal Habis 100 Tahun, Saatnya Indonesia Manfaatkan
Foto: Angga-detikFinance
Baghdad - Irak merupakan negara penghasil minyak dengan cadangan terbanyak keempat dunia. Saking banyaknya, minyak milik Irak tidak akan habis dalam 100 tahun ke depan.

"Irak sedang memperhatikan kelangsungan produksi migasnya. Cadangan terbuktinya sangat besar, tidak akan habis dalam 100 tahun," kata Duta Besar Indonesia di Irak Safzen Noerdin dalam pidatonya di acara pertemuan bilateral antara Irak dan Indonesia di guest house perdana menteri Irak, Green Zone Area, Baghdad, Kamis (14/3/2013).

Dalam pertemuan bilateral ini, wakil dari Indonesia antara lain adalah Menteri Perekonomian Hatta Rajasa, Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo, dan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan. Sementara dari Irak adalah Kepala Komisi Investasi Irak Sami al Araji dan Duta Besar Irak untuk Indonesia Ismail Shaafiq Muhsin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Safzen mengatakan, saat ini produksi minyak Irak mencapai 3,2 juta barel per hari dan di 2016 ditargetkan naik hingga 10 juta barel per hari. Tentunya produksi ini harus dibantu oleh pihak asing, tak hanya pemerintah Irak sendiri.

Indonesia, kata Safzen, punya kesempatan besar berinvestasi di Irak. Salah satunya karena sebagai sesama negara muslim sehingga ada kedekatan. Selain itu pengakuan pasar terhadap Indonesia juga masih tinggi.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads