Demi Subsidi BBM, Pemerintah 'Pangkas' Anggaran Daerah

Demi Subsidi BBM, Pemerintah 'Pangkas' Anggaran Daerah

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 28 Mar 2013 14:54 WIB
Demi Subsidi BBM, Pemerintah Pangkas Anggaran Daerah
Jakarta - Pemerintah membagikan uang Rp 528 triliun dari APBN 2013 untuk daerah-daerah di Indonesia. Namun, tahun 2014 sangat dimungkinkan anggaran yang masuk ke APBD tersebut mendadak dikurangi. Apa Penyebabnya?

Direktur Jenderal Perimbangan Kementerian Keuangan Marwanto Harjowiryono mengatakan ini adalah akibat dari subsidi energi yang berlebihan, khususnya Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Jadi ada kemungkinan alokasi (APBD) jadi turun," ungkapnya kepada detikFinance usai acara Musrenbang 2013 DI Yogyakarta, di Hotel Ambarrukmo, Jalan Adisucipto, Yoyakarta, Kamis (28/3/2013)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indikator tambahan, menurutnya dapat dilihat dari penerimaan negara yang tidak meningkat. Kemungkinan lifting minyak dibawah target dan harga minyak mentah dunia yang melonjak di luar perkiraan.

"Karena memang konsumsi BBM besar, kemudian harga minyak mentah nya naik tinggi, sementara harga yang ditetapkan relatif lebih rendah, dibandingkan harga pasarnya," sebutnya.

Untuk itu pemerintah, lanjutnya berada di posisi yang sangat sulit. Sebab, hanya ada dua opsi yang bisa dilakukan, pertama adalah kendalikan konsumsi atau yang kedua naikkan harga.

"Itu sedang coba dikaji terus, tapi kalau nanti subsidinya terlalu besar pasti akan membawa pengaruh ke belanja yang lain, termasuk transfer ke daerah dan tidak ada ruang yang lebih tuntuk mengalokasikan uang lebih banyak," paparnya.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads