"Kita Harus berani kurangi subsidi, kalau kita nggak berani, fiskal kita nggak sehat karena semakin boros energi," tutur Hatta kepada wartawan di Yangon, Myanmar, Rabu (3/4/2013).
Pemeritah, pada April ini sedang menggodok beberapa opsi atau strategi mengerem laju subsidi energi yang kemungkinan diambil. Opsi yang dikaji antara lain, mengontrol penggunaan BBM bersubdi dengan memasang chip canggih di setiap kendaraan, sehingga mobil tidak bisa membeli BBM melebihi kuota dan mesin dispenser pada SPBU akan terkunci secara otomatis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, opsi menaikkan harga BBM subsidi juga akan menjadi salah satu opsi yang akan diambil. Namun, untuk opsi ini pemerintah harus mempertimbangkan beberapa aspek, meskipun opsi kenaikan harga merupakan pilihan yang paling gampang.
"Yang paling gampang itu menaikkan harga. Kalau bicara subsidi, dampak itu ke inflasi dan kemiskinan. Kalau mau menaikkan, kita ada bantuan langsung. Tapi kaktu, kita naikkan BBM di 2005. Itu kemiskinan naik 17%," cetusnya.
Opsi lain yang kemungkinan besar pasti diimplementasikan adalah konversi BBM ke energi alternatif seperti gas dan listrik. Pada APBN 2013, anggaran subsidi energi hampir Rp 300 triliun, dari jumlah tersebut, Rp 193,8 triliun khusus untuk subsidi BBM.
(feb/dnl)











































