Hatta Ingin Subsidi BBM & Listrik Dipangkas Rp 100 Triliun Untuk Tol dan Jembatan

Hatta Ingin Subsidi BBM & Listrik Dipangkas Rp 100 Triliun Untuk Tol dan Jembatan

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Rabu, 03 Apr 2013 10:46 WIB
Hatta Ingin Subsidi BBM & Listrik Dipangkas Rp 100 Triliun Untuk Tol dan Jembatan
Foto: Dok. detikFinance
Yangon - Menko Perekonomian Hatta Rajasa ingin sekali memangkas anggaran subsidi energi (BBM dan listrik) Rp 100 triliun jumlahnya saat ini hampir Rp 300 triliun. Uang Rp 100 triliun lebih baik untuk bangun jalan tol dan jembatan.

Dikatakan Hatta, keinginan ini terlontar karena dirinya melihat kenyataan, subsidi energi khususnya BBM sebagian besar dinikmati oleh masyarakat kelas menengah ke atas yang emmiliki mobil.

Menurut Hatta, pengurangan subsidi energi Rp 100 triliun bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur seperti Jembatan Selat Sunda (JSS) dan tol Trans Sumatera.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Subsidi dikurangi Rp 100 triliun dari Rp 300 triliun. Itu bisa kita pakai untuk selesaikan pembangunan highway hybrid (tol) Trans Sumatera, berikutnya bisa bangun tol Trans Kalimantan, Trans Sulawesi. Dalam 10 tahun selesai. Sama juga dengan Jembatan Selat Sunda (JSS)," tutur Hatta kepada wartawan di Yangon, Myanmar, Rabu (3/4/2013).

Seperti diketahui, besaran subsidi energi di 2013 saja Rp 274,74 triliun atau hampir Rp 300 triliun. Bahkan hanya subsidi BBM, di luar listrik, diproyeksi bisa membengkak ke angka Rp 300 triliun kalau tidak ada pengendalian di 2013.

Hatta menjelaskan, untuk pengembangan JSS yang membutuhkan Rp 200 triliun, hanya dengan memotong selama 2 tahun anggaran subsidi energi saja. Pemerintah mampu membiayai JSS tanpa pinjaman.

"JSS itu perlu Rp 200 triliun. Itu bisa diambil dari pemotongan subsidi BBM Rp 100 triliun," tambahnya.

Pemotongan subsidi itu, juga bisa dialokasikan untuk pengembangan transportasi publik seperti MRT, monorel, dan busway. Hal ini sejalan dengan opsi mengerem laju subsidi BBM.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads