"Premix adalah salah satu pembahasan yang dilakukan Kementerian ESDM, ada pemikiran mengeluarkan produk khusus dengan oktan di atas Ron 88 tapi di bawah Ron 95-92, tujuannya untuk menyehatkan fiskal kita," ujar Agus Marto ketika ditemui di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (11/4/2013).
Dikatakan Agus, jika kebijakan premix dikeluarkan dan dijual ke masyarakat, maka ada paketnya. Misalnya, mobil pribadi di Jawa-Bali bakal dilarang menggunakan atau membeli BBM subsidi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(rrd/dnl)











































