Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Ali Mundakir, berdasarkan spesifikasi Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, BBM subsidi adalah Ron 88 atau jenis premium. "Itu spesifikasi dari pemerintah, BBM subsidi adalah Ron 88," ujar Ali ketika dihubungi, Selasa (30/4/2013).
Sedangkan saat ini, bensin premium Ron 88 sulit ditemukan di luar negeri, apabila Pertamina melakukan impor. Jika spesifikasi BBM subsidi ingin diubah, kata Ali, tentunya hal tersebut merupakan kewenangan pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya juga mengungkapkan, perbedaan harga antara premium tanpa subsidi dengan harga pertamax 92 hanya Rp 100-Rp 150 per liter.
(rrd/dnl)











































