Terrapinn, yang merupakan penyelenggara Kongres Perusahaan Minyak Nasional Dunia (the World National Oil Company Congress), menempatkan Karen Agustiawan pada urutan pertama dalam daftar the 15 Most Influential Female Executives in the Oil and Gas Industry.
Eksekutif perempuan yang masuk daftar tersebut merupakan pemimpin dari institusi minyak dan gas bumi yang memiliki pengaruh kuat dalam industri migas dan menjadi role model bagi para perempuan di seluruh dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karen memulai kariernya sebagai profesional migas di Mobil Oil Indonesia (1984-1988), Mobil Oil in Dallas, Amerika Serikat (1989-1992), sebelum kembali ke Mobil Oil Indonesia.
Lulusan Teknik Fisika ITB ini sempat berkarier di Landmark Concurrent Solusi Indonesia sebagai Business Development Manager (1998-2002), dan Halliburton Indonesia sebagai Commercial Manager for Consulting and Project Management (2002-2006).
Berkarier di Pertamina sebagai Staf Ahli Direktur Utama untuk Bisnis Hulu (2006-2008), Karen kemudian dipercaya menjabat sebagai Direktur Hulu sejak 5 Maret 2008 hingga ditunjuk pemegang saham sebagai Direktur Utama pada 5 Februari 2009 hingga saat ini.
(rrd/hen)











































