Kenapa BBM Tak Sekalian Rp 8.000/Liter? Hatta: Janganlah

Kenapa BBM Tak Sekalian Rp 8.000/Liter? Hatta: Janganlah

Rista Rama Dhany - detikFinance
Jumat, 21 Jun 2013 23:16 WIB
Kenapa BBM Tak Sekalian Rp 8.000/Liter? Hatta: Janganlah
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Pemerintah memutuskan menaikkan harga BBM subsidi, yaitu bensin premium jadi Rp 6.500/liter dan solar jadi Rp 5.500/liter. Kenapa tidak naik Rp 8.000 per liter sekalian?

Padahal, pemerintah mengakui sebagian besar BBM subsidi dinikmati oleh masyarakat mampu yang tak layak subsidi. Malam ini saja menjelang harga BBM subsidi naik, banyak mobil-mobil keluaran baru yang ikut antre isi BBM subsidi di SPBU.

"Janganlah, kasihan rakyat miskin. Kita banyak mempertimbangkan berbagai variabel seperti inflasi, daya beli masyarakat miskin dan lainnya, untuk menentukan besaran penyesuaian harga BBM subsidi," ucap Menko Perekonomian Hatta Rajasa usai pengumuman kenaikan harga BBM subsidi di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (21/6/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diketahui, mulai pukul 00.00 WIB, pemerintah menaikkan harga jual premium menjadi Rp 6.500/liter dan solar menjadi Rp 5.500/liter.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads