Jero mengatakan untuk mendukung arus mudik, Pertamina menyediakan 40 'kantong' SPBU yang tersebar di kawasan arus mudik di Pulau Jawa.
Kantong-kantong SPBU ini digunakan untuk menjaga ketersediaan dan mempercepat distribusi BBM saat arus mudik. Nantinya ada mobil-mobil tangki BBM sudah disiapkan di beberapa titik lokasi yang ditentukan agar tak terjebak kemacetan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain BBM, Jero menegaskan stok gas elpiji dan listrik juga dipastikan aman. Sehingga ia berharap penyelenggaraan arus mudik tahun ini aman dan nyaman.
"Gas elpiji stok hingga 17 hari Lebaran kan perlu banyak gas untuk masak lontong dan opor. Kemudian BBG yang banyak di DKI Jakarta untuk Trans Jakarta juga aman karena musim mudik biasanya tidak banyak yang menghabiskan BBG," katanya.
"Listrik juga aman. Kompleks industri kan libur sehingga penggunaan listrik tidak dipakai sehingga aman. Tinggal mewaspadai gardu yang bisa saja tersambar petir. Persiapan kita sudah pasang penangkal petir di gardu atau kalau bisa petir kita jagain. Ini adalah persiapan kita sehingga berlebaran bisa berjalan enak," cetus Jer
Hari ini Menko Perekonomian Hatta Rajasa memimpin rakor tentang ketersediaan BBM saat mudik lebaran hingga akhir tahun. PT Pertamina (persero) siap menyediakan BBM menjelang Lebaran sampai akhir tahun.
"Jika terjadi arus mudik yang tinggi maka Pertamina sudah menyediakan mobile SPBU," kata Hatta.
(wij/hen)











































