"Angka penyelundupan dan penyalahgunaan BBM subsidi makin melonjak tahun ini, sampai semester I-2013 sudah mencapai 439 kasus," ucap Direktur Bahan Bakar Minyak (BBM) Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Djoko Siswanto, di Kantor BPH Migas Pusat, Jumat (2/8/2013).
Sementara, angka penyelundupan BBM subsidi tahun lalu hanya 620 kasus, dan selama semester I-2013 hanya mencapai 310 kasus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peningkatan jumlah kasus penyalahgunaan BBM terjadi karena lambannya pemerintah menaikkan harga BBM subsidi.
"Melonjaknya angka kasus penyalahgunaan BBM subsidi ini karena pemerintah lamban menaikkan harga BBM subsidi, sehingga orang berspekulasi melakukan penimbunan dan segala macam untuk mendapatkan keuntungan," tandas Djoko.
(rrd/dnl)











































