Pertamina Bangun Terminal LNG di Aceh Rp 800 Miliar

Pertamina Bangun Terminal LNG di Aceh Rp 800 Miliar

- detikFinance
Jumat, 08 Nov 2013 12:58 WIB
Pertamina Bangun Terminal LNG di Aceh Rp 800 Miliar
Foto: Kantor Pertamina
Jakarta - PT Pertamina (Persero) akan membangun terminal gasifikasi LNG Arun di Aceh, dengan total investasi US$ 80 juta atau sekitar Rp 800 miliar. Terminal ini akan memiliki kapasitas 2.000 MMSCFD (juta kaki kubik per hari).

"Pembangunan terminal LNG tersebut mengubah kilang LNG Arun menjadi terminal regasifikasi (merubah LNG menjadi gas) dengan kapasitas 636.000 m3 sampai 2.000 mmscfd," kata Direktur Utama PT Pertamina Gas Hendra Jaya di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Jumat (8/11/2013).

"Dalam terminal Arun ini ada 5 tangki LNG atau sama dengan 5 kali kapasitas kapal FSRU di Jawa Barat," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hendra menambahkan, dalam pembangunan terminal Arun tersebut Pertamina Gas akan mengandeng BUMD Aceh. "Kita joint dengan BUMD Aceh dengan share saham Pertamina Gas 70% dan BUMD Aceh 30% dengan nama Perta Arun Gas," katanya.

Keberadaan terminal LNG di Arun tersebut, nantinya akan membantu memasok gas ke industri-industri di Aceh dan Sumatera Utara.

"Gas dari hasil regasifikasi LNG tersebut dapat memasok gas ke daerah-daerah industri di Aceh dan Sumatera Utara, pemerintah juga akan membangun kawasan industri di Sei Mangkei. Selain memasok gas ke industri dalam negeri, terminal ini bisa juga menjadi terminal ekspor LNG," jelasnya.

Selain untuk memasok gas ke industri dan konsumen, gas itu juga untuk memasok ke PLN, Pertamina Gas membangun pipa dengan diameter 24 inchi sepanjang 370 KM dari Arun ke Belawan.

"Dana untuk membangun pipa sepanjang 370 km dari Arun ke Belawan mencapai US$ 400 juta," tutupnya.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads