Hasilkan Biodiesel, Kemiri Sunan Bisa Geser Kelapa Sawit di 2017

Hasilkan Biodiesel, Kemiri Sunan Bisa Geser Kelapa Sawit di 2017

- detikFinance
Kamis, 13 Feb 2014 10:39 WIB
Hasilkan Biodiesel, Kemiri Sunan Bisa Geser Kelapa Sawit di 2017
Jakarta - Demi menekan impor Bahan Bakar Minyak (BBM), pemerintah mengembangkan penggunaan bahan bakar nabati (BBN) melalui penggunaan biodiesel. Selain dari kelapa sawit, biodiesel bisa dihasilkan dari tanaman kemiri sunan.

Saat ini, pengembangan kemiri sunan masih dalam tahap penanaman, butuh waktu 4-8 tahun lagi untuk bisa dipanen. Tata niaga kemiri sunan akan diatur oleh pemerintah. Targetnya pada 2017, secara perlahan kemiri sunan bisa menggeser peranan kelapa sawit sebagai penghasil campuran biodiesel.

Kemiri sunan bisa ditanam oleh siapa saja, perorangan atau perusahaan. Pemerintah akan memberikan insentif untuk proses pengolahan kemiri sunan mulai dari biji sampai menjadi minyak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau single unit untuk pengolahan itu Rp 250 juta. Nanti pada saatnya kita akan beri itu," kata Direktur Jenderal Energi Baru dan Terbarukan Kementerian ESDM, Rida Mulyana kepada detikFinance, Rabu (12/2/2014).

Setelah diproses, minyak tersebut akan diserap oleh perusahaan-perusahaan minyak yang menjual BBM, contohnya Pertamina untuk dicampurkan dengan bahan bakar minyak solar.

"Bisa diolah sendiri atau bisa dijual ke pabriknya, lalu dari pabrik ke Pertamina setelah kualitasnya mengikuti apa yang menjadi standard mereka," lanjut Rida.

Pertamina dan perusahaan penjual minyak lainnya akan bergerak di sektor hilir. Meski demikian, Rida mengatakan, Pertamina telah menandatangani MoU dengan PTPN untuk memasok minyak kemiri sunan tersebut nantinya.

"Daripada nggak ada pasokan, maka digandenglah dia di hulu," kata Rida.

Rida memperkirakan pada tahun 2017 nanti, kemiri sunan sudah mulai bisa digunakan untuk mengimbangi kelapa sawit yang saat ini menjadi tumpuan penghasil campuran biodiesel.

(zul/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads