Wamen ESDM: RI Tak Bisa Lepas dari Impor Elpiji

Wamen ESDM: RI Tak Bisa Lepas dari Impor Elpiji

- detikFinance
Senin, 10 Mar 2014 16:41 WIB
Wamen ESDM: RI Tak Bisa Lepas dari Impor Elpiji
Jakarta - Sampai kapan pun, Indonesia tidak akan bisa lepas dari ketergantungan impor elpiji. Meskipun ada jaringan gas kota yang menggunakan gas alam, Indonesia tetap masih harus impor elpiji.

"Ya nggak bisa kita impor itu besar sekali. Nggak bisa, bukannya kami nggak mau, tapi memang nggak bisa (lepas dari impor)," ungkap Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo di kantornya, Jakarta, Senin (10/3/2014).

Susilo mengatakan, upaya yang dilakukan adalah dengan pembangunan jaringan gas dalam kota, dengan menyalurkan gas alam lewat pipa langsung ke rumah tangga. Namun tetap saja harus mengimpor elpiji. Karena, ternyata tidak semua kota dapat dibangun pipa gas kota.

"Itu bisa mengurangi, tapi kan itu tidak semua bisa dipasangi pipa jaringan gas. Daerah-daerah dan kota-kota yang bisa dipasang itulah akan kita dukung swasta melakukan pemasangan jaringan gas, sehingga penggunan elpiji semakin lama semakin sedikit," paparnya.

"LPG itu kan gas C3 atau prophane, dan C4 buthane. Tidak semua gas kita itu mengandung C3 dan C4. Iya (kita akan impor terus). Jadi produksi gas mau digeber kayak apapun itu karena nggak ada LPG-nya ya nggak bisa," terangnya.

Jadi, ujar Susilo, pemerintah bukannya tidak mau menahan impor elpiji, tapi tidak pemerintah tidak bisa. "Tak bisa (hentikan impor elpiji). Bukannya kami tak mau, tapi memang tidak bisa," ujar Susilo.

(mkl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads