Sales PT Autogas Indonesia Esty mengungkapkan, semua kendaraan, bisa diubah dari yang menggunakan BBM bisa juga menggunakan BBG atau dua bahan bakar, dengan memasang satu set converter kit.
"Untuk kendaraan bisa pakai BBG harus nambah alat namanya converter kit, sekarang ini memang masih cukup mahal biaya. Apalagi teknologi yang kami punya, tabung gasnya anti meledak, jadi tidak perlu khawatir," kata Esty ditemui di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta, Kamis (27/3/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk converter kit yang menggunakan gas LGV harga satu set-nya Rp 14 juta, untuk yang pakai CNG untuk ukuran 38 liter harganya Rp 22 juta dan yang paling besar ukuran 89 liter harganya Rp 30 juta-an," ungkapnya.
Namun, penggunaan tabung CNG tidak disarankan untuk di isi gas penuh. Hanya berkisar sekitar 30% dari kapasitas tabung.
"Misalnya tabung kapasitas 38 liter, hanya bisa diisi 30% saja, artinya sekitar 11 liter. Ini karena tekanan gas CNG sangat kuat yakni mencapai 200 bar. Memang kecil, makanya di buat dua bahan bakar, jika gas-nya habis sementara SPBG masih jauh, tinggal dipindah saja menggunakan BBM lagi, tinggal di klik sudah otomatis pindah sendiri bahan bakarnya," tutup Esty.
(rrd/dru)










































