Pasokan Listrik Jayapura Kurang, Pemadaman Bergilir Tiap 2 Jam/Hari

Pasokan Listrik Jayapura Kurang, Pemadaman Bergilir Tiap 2 Jam/Hari

- detikFinance
Rabu, 14 Mei 2014 15:53 WIB
Pasokan Listrik Jayapura Kurang, Pemadaman Bergilir Tiap 2 Jam/Hari
Jakarta - PLN wilayah Jayapura terpaksa melakukan pemadaman bergilir 2 jam tiap harinya akibat pasokan listrik defisit 5-8 megawatt. Ini terjadi karena PLN sedang melakukan perawatan beberapa mesin pembangkit sebagai persiapan menjelang bulan puasa dan pemilihan presiden (pilpres).

Manajer PLN wilayah Jayapura Merry Lauw mengatakan, pemadaman listrik saat ini memang sering terjadi di wilayahnya, karena beban listrik pembangkit PLN di Jayapura tidak mampu memenuhi permintaan listrik.

"Pasokan listrik di Jayapura sekitar 65 megawatt, sementara beban listriknya sebanyak 64 megawatt," kata Merry kepada detikFinance, di Jayapura, Rabu (14/5/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Merry mengungkapkan, saat ini ada empat mesin pembangkit listrik di Jayapura sedang dalam pemeliharaan, akibatnya pasokan listrik berkurang 5-8 MW.

"Kami terpaksa melakukan pemadaman listrik kepada pelanggan setiap hari, lamanya sekitar 2 jam pada setiap titik yang ada, di antaranya wilayah Jayapura, Sentani, Abepura, Koya dan sebagian Kabupaten Keerom," ungkapnya.

Ia mengatakan, perbaikan mesin pembangkit tersebut bertujuan untuk mengantisipasi persediaan listrik menjelang bulan puasa dan pemilihan Presiden. PLN Jayapura berharap dua agenda tersebut tidak akan terganggu.

"Beban listrik di Jayapura juga makin krisis dengan pertumbuhan ekonomi yang begitu pesat di Jayapura, misalnya dengan adanya pembangunan mal, ruko, dan hotel. Pertumbuhan ini yang tidak dibarengi dengan peremajaan pasokan listrik dan pembangunan pembangkit listrik. Kami melakukan percepatan pembangunan PLTA Genyem dan PLTU Holtekamp,” ujarnya.

Saat ini, Walikota Jayapura dan Bupati Kabupaten Jayapura juga sedang melakukan pembangunan 250 tower listrik di daerah Genyem hingga Waena dan akan tersambung pada 19 titik ke gardu PLN di Skyland dengan dua gardu induk kapasitas 2x20 megawatt yang nantinya akan mengurangi penggunaan solar.

"Kami berharap pelanggan setempat dapat hemat energi untuk mengurangi beban PLN dan kami meminta juga kepada instansi setempat untuk mengurangi beban listrik jika tak terpakai,” tutup Merry.

(rrd/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads