Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengatakan, kontrak 'raksasa' gas antara Rusia dan Tiongkok ini bukan karena adanya krisis di Ukraina, antara AS bersama negara Eropa Barat dengan Rusia.
"Secara pribadi, saya pikir kesepakatan gas Rusia dan China yang sudah dikaji selama 10 tahun ini tidak berkaitan dengan apa yang terjadi di Ukraina," jelas Kerry seperti dilansir dari AFP, Kamis (22/5/2014).
Penandatanganan jual-beli ini disaksikan langsung oleh Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Pemimpin Rusia Vladimir Putin. Tapi, Kerry mengatakan dia menyambut keputusan Putin yang berencana menarik pasukannya dari perbatasan Ukraina.
"Bila ini terjadi, ini akan menjadi positif. Saat ini kami berada di momentum yang baik, ada kemungkinan rakyat Ukraina memiliki kesempatan menentukan masa depannya, dan kamis semua mencoba mencari jalan keluar untuk meredam krisis yang terjadi," kata Kerry.
Diberitakan sebelumnya, kesepakatan kontrak penjualan gas ini akan berlangsung selama 30 tahun, yang dimulai pada 2018 nanti. Tidak mudah untuk mencapai kesepakatan ini, karena dua belah pihak telah berunding selama satu dekade.
Namun kesepakatan ini terjadi setelah Eropa ingin menghilangkan ketergantungannya kepada gas Rusia, setelah munculnya krisis di Ukraina antara Rusia dengan Eropa Barat.
Nilai kontrak penuh jual-beli gas ini mencapai US$ 400 miliar lebih. Dalam kontrak 30 tahun ini, Gazprom akan mengirimkan sekitar 30 miliar kubik meter gas setiap tahun kepada Tiongkok lewat CNPC. Ini merupakan kesepakatan besar yang telah dirancang selama satu dekade.
Namun kedua perusahaan tidak mau menyatakan harga persis gas yang dibeli, karena alasan rahasia.
Penjualan gas ini setara dengan 10% gas yang dijual Gazprom dalam setahun. Gazprom tahun lalu menjual 477 miliar meter kubik gas ke pelanggan domestik dan internasional. Penjualan gas oleh Gazprom tahun lalu mencapai US$ 93 miliar atau sekitar Rp 930 triliun.
Menurut media Rusia, gas yang dijual Gazprom kepada CNPC ini bakal dikirimkan melalui pipa gas sepanjang 4.000 mil dari Rusia wilayah Timur.
(dnl/ang)











































