Berani Lawan Pemerintah, Hidayat Sebut Ini Risiko Terburuk untuk Newmont

Berani Lawan Pemerintah, Hidayat Sebut Ini Risiko Terburuk untuk Newmont

- detikFinance
Senin, 07 Jul 2014 15:53 WIB
Berani Lawan Pemerintah, Hidayat Sebut Ini Risiko Terburuk untuk Newmont
Jakarta - Pemerintah tidak mau kalah menghadapi gugatan arbitrase yang dilayangkan PT Newmont Nusa Tenggara (NTT). Kemungkinan penutupan operasi salah satu produsen emas terbesar di Indonesia ini pun mencuat.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Perindustrian MS Hidayat usai rapat koordinasi di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (7/7/2014). "Itu (penutupan) kemungkinan yang bisa terjadi," ujarnya saat ditanyakan kemungkinan terburuk untuk Newmont yang telah menggugat pemerintah.

Pemerintah masih memberikan kesempatan kepada pihak Newmont untuk kembali melakukan perundingan. Tentunya dengan itikad mencabut gugatan yang sebelumnya telah disampaikan ke Pengadilan Arbitrase Internasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mau ditawarin, mau arbitrase, kita sudah siap hadapi kamu. Tapi karena kita sifatnya ingin win-win, maka akan dikasih kesempatan untuk berunding," kata Hidayat.

Ia menuturkan, PT Freeport Indonesia sudah berhasil mencapai kata sepakat dalam renegosiasi dengan pemerintah. Bila Newmont ingin seperti Freeport, disarankan lebih baik kembali ke meja perundingan.

"Apalagi Anda tahu Freeport sudah coret (sepakat). Kalau Anda mau coret kayak Freeport, kita berunding lagi," kata Hidayat.

(mkl/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads