Pangkas Pasokan Solar ke PLN, Direktur Pertamina: Kami Tak Semena-mena

Pangkas Pasokan Solar ke PLN, Direktur Pertamina: Kami Tak Semena-mena

- detikFinance
Kamis, 07 Agu 2014 14:05 WIB
Pangkas Pasokan Solar ke PLN, Direktur Pertamina: Kami Tak Semena-mena
Jakarta - PT Pertamina (Persero) memangkas 50% pasokan solar ke pembangkit listrik PT PLN (Persero). Pertamina membantah, tindakan tersebut dilakukan secara semena-mena.

"Kita tidak semena-mena, legal ada dasar hukumnya. Karena berdasarkan kontrak jika tidak ada kesepakatan harga, maka sesuai kontrak Pertamina hanya menyalurkan 50% dari jatah solar tahun lalu," ujar Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya ditemui usai rapat dengan PLN di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (7/8/2014).

Hanung mengatakan, pemangkasan solar tersebut juga bertujuan untuk mengurangi kerugian Pertamina. Jika tidak ada perubahan harga maka tahun ini Pertamina bisa rugi lebih dari Rp 1 triliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di 2013 kerugian kita pasok solar ke PLN mencapai US$ 28 juta, semester I-2014 ini kita sudah rugi US$ 45 juta. Kalau tidak ada perubahan harga akhir tahun kita bisa rugi US$ 90 juta lebih artinya Rp 1 triliun lebih," ungkap Hanung.

Hanung menegaskan, jika dalam rapat antara Tim Teknis Pertamina dan PLN tidak juga ditemukan kesepakatan harga yang intinya tidak membuat rugi Pertamina, maka pihaknya akan benar-benar menghentikan pasokan solar ke PLN seluruhnya.

"Kalau ada kesepakatan harga maka kita akan buka lagi (pasok solar) kalau tidak kita setop," tutupnya.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads