INTI: Program RFID Masih Berjalan

INTI: Program RFID Masih Berjalan

- detikFinance
Senin, 11 Agu 2014 11:00 WIB
INTI: Program RFID Masih Berjalan
Jakarta - PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) memastikan program Sistem Monitoring dan Pengendalian Bahan Bakar Minyak (SMPBBM) dengan memasang perangkat Radio Frequency Identification (RFID) masih berjalan. Termasuk di wilayah Jakarta.

"Program ini masih berjalan. Terbukti dari progress yang terjadi," ucap Direktur Utama PT INTI Tikno Sutisna, dalam keterangannya, Senin (11/8/2014).

Tikno mengungkapkan, hingga 6 Agustus 2014, INTI telah memasang 352.641 RFID untuk wilayah DKI Jakarta. Selain itu, perangkat sistem berbasis teknologi informasi ini telah diinstalasi di 254 dari total 276 SPBU di wilayah Jakarta, 134 SPBU yang sudah online, dan 119 SPBU yang telah dinyatakan lulus uji fisik, fungsi, dan kestabilan oleh PT Pertamina (Persero) selaku pemilik proyek.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

INTI dan Pertamina, lanjut Tikno, terus bekerja sama dalam pemasangan perangkat sistem RFID. Sebab, tujuan akhir program SMPBBM ini tidak sekedar menjadi aksi korporasi saja, tapi juga merupakan dukungan terhadap pemerintah untuk menyiapkan sistem monitoring dan pengendalian konsumsi BBM.

Seperti diketahui, program SMPBBM ditargetkan awalnya selesai Juli 2014. Namun karena ada masalah terkait isi kontrak, khususnya harga pengembalian investasi dari Pertamina ke INTI yang dianggap terlalu rendah, program ini seperti tersendat-sendat.

Harusnya di wilayah Jakarta sudah terpasang 4 juta lebih RFID di kendaraan pribadi. Sementara program ini ditargetkan terpasang di 100 juta kendaraan dan 92.000 nozel SPBU se-Indonesia.

(rrd/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads