"Saat ini sedang dibahas. Belum bisa diputuskan. Karena kalau urusan kenaikan elpiji dan BBM tidak bisa cepat-cepat, harus dikaji dan dicek daya beli masyarakat bagaimana jika nanti naik," ucap Menteri ESDM Jero Wacik ditemui di Direktorat Jenderal Pembinaan Pengembangan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi (P2MKT) Kemenakertrans, Kalibata, Jakarta, Kamis (14/8/2014).
Namun menurutnya, kenaikan harga elpiji 12 kg tidak akan terlalu berdampak pada masyarakat miskin. Pasalnya pengguna elpiji 12 kg tersebut adalah kalangan mampu bukan orang miskin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mudah-mudahan tahun ini bisa naik," tutupnya.
Seperti diketahui, awal Januari 2014 Pertamina sudah menaikan harga elpiji 12 kg Rp 1.000 per kg.
(rrd/dnl)











































