Gubernur DKI Jakarta sekaligus Presiden Terpilih Republik Indonesia (RI) ini tidak mau berkomentar karena saat ini Mahkamah Konstitusi (MK) masih dalam proses sidang terkait sengketa Pemilihan Umum Presiden (Pilpres).
Pria yang biasa disapa Jokowi ini merasa baru bisa berkomentar soal pengunduran diri Karen jika sudah benar-benar ditetapkan sebagai pemenang Pilpres 2014 setelah sidang MK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah jadi presiden nanti, Jokowi akan terlibat dalam pemilihan dirut baru Pertamina karena Karen mundur 1 Oktober, sementara seminggu kemudian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lengser. Sehingga kewenangan Jokowi yang akan menentukan dirut baru Pertamina sebagai kuasa pemegang saham.
Karen merupakan Dirut Pertamina dengan masa jabatan terpanjang setelah reformasi 1998. Sejak 2009, Karen ditunjuk Menteri BUMN saat itu, Sofyan Djalil, untuk menjadi pimpinan tertinggi di BUMN migas tersebut. Tahun lalu, Menteri BUMN Dahlan Iskan memperpanjang masa jabatan Karen.
Namun Karen sudah berkali-kali mengajukan pengunduran diri kepada Dahlan, dan sering ditolak. Untuk kali ini, Dahlan tak lagi mampu menolak pengunduran diri Karen.
(ang/hds)











































