Pengguna BBG Masih Sedikit, Ketua Kadin: Makanya Hapus Subsidi BBM!

Pengguna BBG Masih Sedikit, Ketua Kadin: Makanya Hapus Subsidi BBM!

- detikFinance
Rabu, 20 Agu 2014 18:42 WIB
Pengguna BBG Masih Sedikit, Ketua Kadin: Makanya Hapus Subsidi BBM!
Jakarta - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulisto atau SBS ikut berpendapat soal sedikitnya jumlah kendaraan pribadi yang menggunakan bahan bakar gas (BBG). Menurutnya, hal ini terjadi karena bahan bakar minyak (BBM) masih mendapat subsidi sehingga harganya murah.

"Makanya hapus subsidi BBM. Kemudian disusun kebijakan yang pas untuk mengalihkan bahan bakar dari minyak ke gas," kata SBS saat ditemui di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (20/08/2014).

SBS menambahkan, banyak manfaat yang didapat dari pencabutan subsidi BBM dan pengalihan bahan bakar dari minyak ke gas. Selain menghemat devisa karena mengurangi impor, penggunaan BBG pada kendaraan juga dirasa cukup hemat dibandingkan menggunakan BBM.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pakai BBM itu cost-nya tinggi, kalau pakai gas murah. Makanya kita dorong pemakaian gas ini," imbuhnya.

Soal masih terbatasnya jumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan mahalnya harga converter kit, SBS menilai bisa diatasi dengan pengalihan anggaran dari subsidi BBM. Pemerintah akan memiliki anggaran yang memadai untuk membangun SPBG atau bahkan memberikan converter kit secara gratis.

"Makanya subsidi yang totalnya Rp 400 triliun itu pakai dong untuk converter kit. Jadi pemerintah bisa sediakan free converter. Gas kita itu banyak, kita ekspor buat apa? Lebih baik dipakai di dalam negeri untuk rakyat," tegasnya.

(wij/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads