Warga Sorong harus bermalam untuk bisa memperoleh solar subsidi seharga Rp 5.500 per liter.
"Antre sekarang, bisa satu hari baru bisa dapat. Kami bermalam di sini," kata warga Sorong bernama John yang ikut antre BBM di SPBU Sorong Pusat, Papua Barat, Selasa (9/2/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
John yang berprofesi sebagai pengemudi ini merasa heran dengan antrean di SPBU yang telah terjadi sejak 4 bulan terakhir. Meski Sorong daerah penghasil minyak, namun stok BBM kerap habis bahkan tidak bertahan lama.
"SPBU seharusnya buka 24 jam, tapi pasokan di sini tergantung depot. Di sini bisa tutup jam 14.00 atau 16.00 sore tergantung stok solarnya," jelas John.
(feb/hds)











































