Ditantang Bangun Pembangkit 10 Ribu MW/Tahun, Bos PLN Menyerah

Ditantang Bangun Pembangkit 10 Ribu MW/Tahun, Bos PLN Menyerah

- detikFinance
Kamis, 04 Sep 2014 13:30 WIB
Ditantang Bangun Pembangkit 10 Ribu MW/Tahun, Bos PLN Menyerah
Jakarta - Kebutuhan listrik di Indonesia terus meningkat tiap tahun, dan harus dipenuhi dengan pembangunan pembangkit-pembangkit baru. Namun kemampuan PLN untuk membangun pembangkit listrik terbatas. Untuk membangun pembangkit listrik berkapasitas 10 ribu megawatt (MW) per tahun, PLN mengaku tak sanggup.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PLN Nur Pamudji pada rangkaian seminar bertema Relfeksi Tiga Tahun Pelaksanaan Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di JCC, Jakarta, Rabu (3/9/2014).

Nur mengatakan, dirinya ditantang oleh Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo untuk membangun pembangkit listrik berkapasitas 10 ribu megawatt per tahun. Tapi Nur mengaku tidak sanggup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apa yang akan kita bangun di 5 tahun mendatang, tadi Pak Wamen menantang 10 ribu megawatt per tahun saya angkat tangan, itu berat. Kalau itu bisa direalisasikan ekonomi kita akan tinggi," kata Nur.

Nur mengatakan, pihaknya akan mencoba lebih realistis. Dalam 5 tahun ke depan, lanjut Nur, PLN menargetkan membangun pembangkit berkapasitas 34.000 megawatt, dengan investasi yang tidak sedikit yaitu Rp 900 triliun.

"Kemungkinan kita hanya membangun 34 ribu MW dalam 5 tahun ke depan, itu Rp 900 triliun, baik oleh PLN atau swasta. Itu akan menopang pertumbuhan ekonomi 7%. Kalau lebih dari itu, tidak cukup," katanya.

Nur juga mengatakan, jika hal tersebut terealisasi, elektrifikasi PLN akan mencapai 100%. Itu berarti, semua penduduk di Indonesia dari Sabang sampai Merauke akan mendapatkan aliran listrik.

"Jadi 100% rumah tangga akan teraliri listrik dengan syarat ada jalan. Kalau nggak ada jalan, kita nggak bisa bangun aliran listrik," tuutpnya.

(zul/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads