Harga Solar Rp 5.500/Liter, Orang Rugi Jualan BBN

Harga Solar Rp 5.500/Liter, Orang Rugi Jualan BBN

- detikFinance
Rabu, 10 Sep 2014 13:34 WIB
Harga Solar Rp 5.500/Liter, Orang Rugi Jualan BBN
Jakarta - Pemerintah masih memberikan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). Karena itu, energi lain mulai dari gas, bahan bakar nabati (BBN), dan energi alternatif lain sangat sulit berkembang.

"Selama masih ada namanya setan subsidi, itu BBN, energi baru terbarukan tidak akan berkembang, tidak laku," kata Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Andang Bachtiar di acara Seminar Mewujudkan Kedaulatan Energi Nasional, di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (10/9/2014).

Andang mengungkapkan, saat ini pemerintah mendorong penggunaan biodiesel dengan BBN 10% bahkan lebih. Namun selama pemerintah masih menjual solar subsidi Rp 5.500 per liter, program ini tidak akan pernah sukses.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau solar masih Rp 5.500 per liter, rugi orang buat biodiesel, mending jadikan CPO (crude palm oil) lalu diekspor, jauh lebih untung. Tidak akan yang mau melirik kembangkan kemiri sunan, jarak dan lainnya," ungkapnya.

Masih adanya BBM subsidi juga membuat pengembangan geothermal atau panas bumi di Indonesia tiap tahun hanya naik 1-2%. Padahal pemerintah memiliki target 2020 nanti mencapai 23%.

"Geothermal di Indonesia tiap tahun naiknya hanya 1-2% saja, ya karena BBM subsidi, pemerintah masih jual harga BBM dengan harga murah," tutupnya.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads