Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan persentase kewajiban penjualan batu bara untuk pasar domestik alias Domestic Market Obligation (DMO) 2026 naik. Diperkirakan kenaikannya lebih dari 30%.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menjelaskan peningkatan DMO ini tak lain karena adanya kebutuhan dalam negeri yang akan mengalami peningkatan, sehingga diperlukan adanya pengamanan pasokan untuk dalam negeri.
Terlebih kuota produksi batu bara tahun ini dipangkas jadi sekitar lebih dari 600 juta ton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari sisi presentasi DMO pasti naik. Jadi, kan kalau kemarin itu kan DMO itu sekitar 23-24%, jadi dengan adanya penurunan produksi, presentasi DMO pasti akan jadi peningkatan. Range-nya itu ya mungkin bisa lebih dari 30%," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Kementerian ESDM sedang melalukan evaluasi terhadap RKAB 2026. Hal ini terjadi karena adanya perbedaan antara jumlah kuota produksi yang diberikan dengan realisasi di lapangan.
Sebelumnya, pemerintah telah menerbitkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batu bara hingga sekitar 1,2 miliar ton. Namun realisasi produksinya hanya sekitar 800 juta ton.
Kelebihan produksi itu menurut pemerintah bisa menekan harga batu bara.
"Pada tahun 2025 yang lalu, kan itu pemerintah menerbitkan RKAB untuk batu bara sekitar 1,2 miliar. Jadi, yang direalisasikan itu kan hanya sekitar 800. Jadi, dampaknya, kelebihan RKAB itu kan juga harga turun sangat signifikan," terang Laode.
"Jadi, karena harga turun signifikan, kita evaluasi kebutuhan industri di dalam negeri itu kira-kira berapa, kebutuhan energi primer untuk batu bara itu kira-kira berapa," sambungnya.
Yuliot menambahkan pemerintah tidak menutup kemungkinan akan ada penyesuaian ke depannya jika ada permintaan yang meningkat dari dalam negeri.
"Jadi, nanti dalam implementasinya, itu kan juga RKAB itu kan dimungkinkan untuk perubahan sepanjang itu kalau ada itu perubahan atau ini peningkatan permintaan di dalam negeri," tutur Yuliot.
(hrp/hns)










































