Namun, Hasto Kristiyanto, Deputi Kepala Staf Kantor Tim Transisi Jokowi-JK, menyebutkan sampai saat ini belum ada keputusan soal kenaikan harga BBM.
"Sebelum suatu keputusan yang cakupannya berkaitan dengan hajat hidup orang banyak itu dilakukan harus ada kehati-hatian," katanya di kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Rabu (10/9/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini kebijakan yang sangat penting dan strategis. Kita tidak mau ada para spekulan yang nanti menimbun minyak. Kami hati-hati, tidak mau sampaikan ke publik," tegasnya.
Rini Soemarno, Kepala Staf Tim Transisi Jokowi-JK, menyebutkan pihaknya tidak akan mendesak pemerintahan Presiden SBY untuk menaikkan harga BBM, dan begitu pula sebaliknya.
"BBM kami sudah setuju. Porsi kebijakan sekarang tidak akan diintervensi. Kita akan fokus pada kebijakan selanjutnya," kata Rini.
Dengan begitu, lanjut Rini, masing-masing pemerintahan akan lebih fokus dalam menjalan kebijakannya. Namun terkait kebijakan yang akan dilakukan oleh pemerintahan baru, Rini enggan merinci lebih jauh.
(hds/hen)











































