Sejak tahun 1984 Penghuni rusun Klender telah menggunakan gas bumi yang dialirkan melalui pipa gas milik PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). Warga tak khawatir jika terjadi peristiwa kebakaran atau pipa gas meledak.
"Kalau kebakaran justru bisa lebih dikendalikan, karena dari meteran tinggal dimatikan langsung, setelah itu aliran gas tidak bakal keluar, " ujar Bambang warga Penghuni Rusun Klender saat ditemui di kediamannya, Jumat (12/9/2014).
Bambang mengatakan, jika dibandingkan dengan tabung elpiji. Tingkat kerawanan PGN justru lebih kecil, karena tekanan pipa gas bumi jauh lebih kecil dibangingkan tekanan pada tabung elpiji.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senada, warga Rusun Klender lainnya Constinus mengatakan, dirinya tidak khawatir menggunakan gas bumi. "Ini kan gas alam, jadi tekanannya sudah diatur tetap sama dan aman," kata Constinus.
Pihaknya mengaku berterima kasih kepada pemerintah. Rusun Klender Perumnas sendiri diketahui merupakan proyek percontohan rusun yang memanfaatkan gas bumi.
"Rusun ini sebenarnya proyek percontohan, seharusnya pemerintah dapat menjadikan contoh Rusun Klender ke rusun lain di Jakarta, karena dengan begini warga yang menengah bawah bisa jadi sejahtera," ungkapnya.
(edo/rrd)










































