"Lokasinya itu seperti di Palu, Sulawesi, bahkan di sana masuk daerah konservasi hutan, banyak tambang ilegal," ujar Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM R Sukhyar, ditemui di Kantornya, Jalan Supomo, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (29/9/2014).
Sukhyar mengungkapkan, di lokasi tembang ilegal di Palu banyak sekali simbol-simbol berbagai negara. Simbol-simbol ini menunjukkan penopang modal aktivitas tambang ilegal tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak hanya di Palu, di daerah lain juga sangat banyak aktivitas pertambangan ilegal," tutupnya.
(rrd/dnl)











































