Uang Negara dari Sektor Migas dan Minerba 'Bocor' Rp 180 Triliun

Uang Negara dari Sektor Migas dan Minerba 'Bocor' Rp 180 Triliun

- detikFinance
Kamis, 16 Okt 2014 13:24 WIB
Uang Negara dari Sektor Migas dan Minerba Bocor Rp 180 Triliun
Jakarta - Potensi pendapatan negara dari sektor minyak dan gas bumi (Migas), serta mineral dan batu bara (Minerba) tiap tahunnya lepas atau 'bocor' Rp 180 triliun.

"Masih banyak potensi pendapatan negara yang loss (hilang), khususnya di sektor Migas dan Minerba, yang angkanya mencapai Rp 180 triliun/tahun," ungkap mantan Anggota Badan Pemeriksa Keuangan Ali Masykur Musa ditemui di Kantor BPK, Jakarta, Kamis (16/10/2014).

Ali mengatakan, ada beberapa hal yang jadi penyebab 'bocornya' pendapatan negara tersebut, seperti penegakan hukum yang kurangm dan lemahnya regulasi tentang Sumber Daya Alam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apalagi setiap tahun kita mengaudit ekspor minyak dan batu bara, ada perbedaan data antara tiga lembaga, yakni di Bea Cukai, Kementerian ESDM, dan Perdagangan Internasional. Dokumen ekspornya berbeda-beda, belum lagi banyak yang tidak bayar royalti," katanya.

Ali menambahkan, selama periode 2009-2014 dirinya sebagai anggota bidang lingkungan dan keuangan negara telah berhasil menyelamatkan uang negara Rp 2,7 triliun.

"Itu didapat dari perusahaan yang kurang bayar royalti, tidak bayar iuran hasil hutan dan lainnya," tutupnya.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads