Hal itu dikatakan Rachmat usai berdiskusi dengan para pelaku usaha di Menara Kadin, Kuningan, Jakarta, Jumat (31/10/2014). "Harus (naik). Nggak ada pilihan," tegasnya.
Dia mengatakan, pemerintah akan berkoordinasi dengan para pengusaha agar tak ada gejolak yang begitu besar jika harga BBM dinaikkan. Terutama dampaknya ke harga berbagai kebutuhan pokok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rachmat juga menggarisbawahi bahwa kebijakan yang diambil pemerintah nanti bukanlah menghapus subsidi, melainkan mengalihkannya ke sektor yang lebih produktif.
"Dipindahkan ke tempat yang lain," ujarnya.
(zul/hds)











































