Mahasiswa Tolak Harga BBM Naik, Faisal Basri: Mereka Berjuang untuk Diri Sendiri

Mahasiswa Tolak Harga BBM Naik, Faisal Basri: Mereka Berjuang untuk Diri Sendiri

- detikFinance
Rabu, 19 Nov 2014 08:28 WIB
Mahasiswa Tolak Harga BBM Naik, Faisal Basri: Mereka Berjuang untuk Diri Sendiri
Jakarta - Kemarin banyak sekali terjadi demonstrasi mahasiswa yang menolak kenaikan harga BBM subsidi. Mereka dinilai tidak membela rakyat miskin, melainkan hanya memperjuangkan kepentingannya sendiri.

Hal tersebut seperti diungkapkan Ketua Komite Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri di temui detikFinance, di Hotel Sangri-La, Jakarta, Selasa (18/11/2014).

"Contoh seperti demo BBM para mahasiswa di Sumatera Utara, rakyatnya marah, sampai berantem dengan mahasiswa, hal yang sama juga terjadi di Makasar," ujar Faisal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Faisal mengatakan, masyarakat yang katanya dibela oleh Mahasiswa tersebut merasa tidak terwakili, karena bagi masyarakat pada mahasiswa tersebut berdemo hanya untuk memperjuangkan kepentingannya sendiri.

"Mahasiswa itu demo mengutamakan kepentingannya sendiri yang ke kampus naik mobil, itu mereka yang paling menderita, yang efeknya besar karena uang jajannya akan berkurang, jadi mereka berjuang untuk diri mereka sendiri, itu yang membuat rakyat marah," ungkapnya.

Ia menilai, kalau para mahasiswa tersebut benar-benar membela kepentingan rakyat miskin seperti petani, nelayan dan golongan lainnya, bukan harga BBM yang dipersoalkan.

"Orang miskin itu butuh akses jalan di desa yang lebih baik agar petani dapat akses lebih mudah membawa produksinya, butuh angkutan yang lebih besar, sekarang yang irigasi sebagian sudah ruak, itu yang harusnya diperjuangkan. Makanya si orang miskin sekarang diem saja, nggak pernah bersuara, pasrah, karena tidak ada yang mewakilinya sekarang," tutupnya.

(rrd/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads