"Tahun ini kita rugi distribusikan BBM subsidi Rp 700 miliar," ujar Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto, di acara Penyerahan Surat Keputusan Penugasan Badan Usaha Pelaksana Penyediaan dan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Tertentu 2015, di Kantor BPH Migas, Jalan Tendean, Jakarta, Jumat (12/12/2104).
Dwi mengungkapkan, tahun ini Pertamina kembali mendapatkan penugasan penyaluran BBM subsidi sebanyak 45.355.000 kiloliter (KL). Selain Pertamina, perusahaan yang menyalurkan BBM subsidi adalah PT AKR Corporindo Tbk, yang mendapatkan jatah menjual BBM subsidi sebanyak 645.000 KL.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Pertamina Achmad Bambang menambahkan, kerugian Pertamina dalam pendistribusian BBM subsidi karena harus mendistribusikan BBM ke seluruh Indonesia.
"Kita kan harus distribusikan BBM subsidi ke seluruh Indonesia, kita pakai kapal, truk. Bahkan kalau bawa BBM ke Papua di beberapa daerahnya harus pakai Pesawat, makanya ongkos distribusi BBMnya terlalu tinggi," ucapnya.
(rrd/dnl)











































