"APBN 2015 kan PNBP Minerba ditetapkan Rp 40,6 triliun. Tapi akan direvisi dalam APBN-Perubahan 2015, diminta ditambah Rp 10 triliun jadi Rp 50,6 triliun," tutur Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM R Sukhyar ditemui di kantornya, Jakarta Selatan,Selasa (16/12/2014).
Untuk mengejar target PNBP minerba, lanjut Sukhyar, maka produksi batu bara harus ditingkatkan. Karena yang menjadi penyumbang terbesar PNBP minerba adalah batu bara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sukhyar, tambahan PNBP migas 2015 sebagian besar disumbangkan oleh batu bara. "Sekitar 70% PNBP minerba itu dari batu bara. Memang cukup besar ya," sebutnya.
(rrd/hen)










































