Menko Perekonomian Sofyan Djalil menerima baik niatan dari para anggota DPR. Namun, pemerintah menilai sekarang bukan waktu yang tepat untuk menurunkan harga solar.
"Kita menganggap bahwa belum waktunya, tentu harus dihitung semua. Nggak boleh dalam perjanjian dengan diskusi di DPR," ungkap Sofyan di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/2/2015)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi harus ada perhitungan dengan matang. Kalau menurunkan mudah, menaikkan nanti? Oleh sebab itu kita biarkan kepada mekanisme keekonomian. Nanti kalau harga naik ya naik, turun ya turun," jelasnya.
Di samping itu, pemerintah punya rencana meningkatkan jumlah cadangan BBM nasional. Program ini membutuhkan biaya, yang akan diambil dari margin harga BBM.
"Kita masih ada kepentingan lain. Misalnya bagaimana meningkatkan storage, meningkatkan ketahanan energi domestik. Oleh karena itu saat ini sedikit Pertamina dapat lebih margin lebih baik sedikit. Tetapi digunakan untuk storage," tukas Sofyan.
(mkl/dnl)











































