Jual Solar Rp 6.400/liter, Pertamina: Rugi!

Jual Solar Rp 6.400/liter, Pertamina: Rugi!

- detikFinance
Rabu, 11 Feb 2015 11:11 WIB
Jakarta - Komisi VII DPR meminta pemerintah segera menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Solar dari Rp 6.400/liter menjadi Rp 6.200/liter. Namun, PT Pertamina (Persero) mengaku harga jual saat ini Rp 6.400/liter pun masih rugi.

"Solar di harga sekarang saja masih rugi. Bisa dicek ke Kementerian Keuangan," ungkap Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang, kepada detikFinance, Rabu (11/2/2015).

Bambang mengatakan, kerugian tersebut disebabkan pembelian stok BBM yang dilakukan Pertamina 2-3 bulan sebelumnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita melakukan pembelian Solar jauh-jauh hari, 2-3 bulan sebelumnya. Stok cukup tinggi sehingga nilai inventory masih tinggi," ungkap Bambang.

Namun sebaliknya, untuk bensin Premium yang dijual Rp 6.600/liter di luar Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) dan Rp 6.700/liter untuk di Jamali, Pertamina mendapat untung.

"Premium relatif lebih baik. Sebetulnya bisa lihat pesaing kita (SPBU Shell dan Total) harganya dia berapa? (lebih mahal)," tutup Bambang.

Sebelumnya, Menteri ESDM Sudirman Said mengakui saat ini pemerintah untung dalam penjualan BBM. "Kalau dengan hitungan sekarang mungkin sudah ada keuntungan," ujarnya.

Sudirman mengatakan, saat ini pemerintah belum dapat menghitung detil berapa keuntungan dari penjualan BBM.

"Tapi kita belum bisa menghitung berapa persisnya (keuntungan)," ucap Sudirman.

(rrd/hds)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads