Kaya Gas Tapi Kepulauan Riau Krisis Listrik, Menteri ESDM Turun Tangan

Kaya Gas Tapi Kepulauan Riau Krisis Listrik, Menteri ESDM Turun Tangan

- detikFinance
Rabu, 18 Feb 2015 10:37 WIB
Kaya Gas Tapi Kepulauan Riau Krisis Listrik, Menteri ESDM Turun Tangan
Batam - Hari ini, Menteri ESDM Sudirman Said langsung turun tangan menyelesaikan krisis pasokan gas untuk pembangkit listrik di Kepulauan Riau.

Bersama dengan Gubernur Kepri, Muhammad Sani, disebutkan bahwa masalah pasokan gas ke pembangkit listrik tidak kunjung ada jalan keluar sejak pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Padahal sumber gas di Natuna berlimpah.

Dari informasi yang dihimpun detikFinance, Rabu (18/2/2015), kebuntuan soal pasokan gas tak kunjung menemui kesepakatan harga akhir. Ini berakibat belum adanya kejelasan pada pembangunan jaringan pipa penghubung tahap akhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sudirman Said pada pembukaan perundingan mengimbau, agar semua pihak berorientasi pada penyelesaian masalah.

Bila isu pasokan gas ini tuntas, maka Kepulauan Riau akan tercukupi pasokan listrik, kegiatan akan ekonomi bertumbuh, dan elektrifikasi Kepri akan meningkat.

Hadir pada perundingan ini, jajaran Kementerian ESDM, BPH Migas, dan SKK Migas.

Gubernur Kepri juga ikut dalam perundingan. BUMN yang hadir antara lain, PLN Pusat, PLN Batam, dan PGN. BPKP Pusat dan Kejaksaan Agung diwakili Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara juga hadir, untuk memastikan hasil perundingan tetap dalam koridor hukum.

Presiden Premier Oil Indonesia sebagai KKKS ,yang wilayah kerjanya di Natuna Barat sebagai pemasok gas utama, juga ikut hadir. Hingga tulisan diturunkan, perundingan yang dibuka pukul 09.00 di PLN Batam ini masih berlangsung.

(dnl/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads