"Tentu kalau solar langsung dicampur air lalu dimasukkan ke mesin nggak bisa justru berbahaya, karena mesin bisa berkarat dan rusak," kata Business Initiatives Manager Pertamina, Bayu Kristanto kepada detikFinance, Senin (27/4/2015).
Namun kata Bayu, untuk solar campur air dari Pertamina ini, solar dan airnya bisa menyatu karena ada campuran zat aditif yakni fatty acid. Fungsi fatty acid tersebut membuat air akan menjadi molekul nano, yang seolah-olah airnya hilang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan formula campuran di dalam 1 liter produk solar campur air terdiri dari 75% Solar 48 murni, 15% fatty acid, dan 10% air murni.
"Kita sudah uji coba sangat lama sekali, kita kumpulkan dokter-dokter lulusan Jepang, Australia, Inggris. hasilya bagus sekali, bahkan lebih baik daripada solar murni atau solar yang dicampur fame (biodiesel), dan kami jamin aman bagi mesin," tutupnya.
(rrd/hen)











































