Ia mengakui, selama ini komunikasi dengan stakeholder migas masih kurang termasuk pemda penghasil migas hingga KKKS. Sehingga selama ia beberapa bulan menjadi Kepala SKK Migas lebih banyak turun ke lapangan.
"Saya berkunjung ke kantor KKKS, bilang baru pertama kali kepala SKK dateng. Di forum daerah penghasil migas, mereka juga bilang baru pertama kali kepala SKK dateng," kata Amien di kantornya Gedung City Plaza, Lantai P9 Jalan Gatot Subroto, Selasa (5/5/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena kurang dekat dengan kepala SKK, maka banyak yang sulit diselesaikan. Ada 341 perizinan dengan berbagai instansi dan lain-lain. Solusinya mungkin dengan membangun kedekatan yang baik," katanya.
Sementara itu, Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, cara pendekatan ke lapangan sebagai kerendahan hati. Hal ini pun juga dilakukan oleh dirinya.
"Koordinasi itu humbleness (kerendahan hati). Niat mendatangi itu sangat penting seperti Pak Amien. Saya juga akan begitu. Datangi gubernur dan lain-lain. Mereka kebanyakan masih merasa hidup pada 20 tahun lalu. Harus dijelaskan," katanya.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Amien Sunaryadi menjadi Kepala SKK Migas pada 19 November 2015.
Amien merupakan pria kelahiran Malang, 23 Januari 1960. Amien pernah menjabat sebagai mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada periode 2003-2007, saat Ketua KPK diduduki oleh Taufiqurrahman Ruki.
(hen/rrd)











































