Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 20 Mei 2015 07:42 WIB

Jual Listrik ke PLN, Rumah di Menteng Ini Hemat Ratusan Ribu Rupiah Tiap Bulan

Zulfi Suhendra - detikFinance
Foto Solar Cell Rumah di Menteng (Zulfi-detikFinance) Foto Solar Cell Rumah di Menteng (Zulfi-detikFinance)
Jakarta -

Masyarakat sekarang bisa menjual listrik ke PT PLN (Persero), dengan cara memasang solar cell (panel surya) di rumah. Dengan menjual listrik, pemilik rumah bisa mengurangi tagihan yang dibayarnya setiap bulan.

Project Development Manager ‎PT Aruna Solar Sytem Solutions, S. Agus Mintono mengatakan, saat ini sudah ada beberapa rumah yang menjual listrik ke PLN melalui listrik yang dihasilkan dari solar cell.

Salah satunya rumah milik warga bernama Surya Supono, di kawasan Jalan Ki Mangungsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat. Pihak Aruna menjadi pemasang instalasi solar cell hingga bisa menjual listrik ke PLN.

Rumah tersebut memiliki solar cell dengan kapasitas 6.120 watt. Sementara pemakaian normal siang hari hanya 4.400 watt.

"Rumah Surya Supono ini pemakaian normal pada siang hari sekitar 4.400 watt menggunakan tenaga surya," kata Agus ketika dihubungi detikFinance, Rabu (20/5/2015).

Bila diasumsikan pemakaian normal di siang hari hanya 2.000 watt, maka ada selisih 4.120 watt atau setara 4,12 Kwh listrik yang dijual ke PLN. Jadi, bila dalam sehari waktu operasi tenaga surya efektif selama 5 jam, maka listrik yang dijual ke PLN tersebut bisa mencapai 20 Kwh per hari, atau per bulan menjadi 600 Kwh.

"Kalau kita pakai PLN itu 1.000 Kwh, jadi tinggal dikurangi saja 600 Kwh, jadi sisa 400 Kwh," katanya.

Dia juga menambahkan, tarif listrik untuk golongan R3 sebesar Rp 1.412/Kwh, maka listrik yang dia jual ke PLN sebesar Rp 847.200/bulan. Memang ada meteran khusus untuk rumah yang menjual listrik ke PLN.

Selain itu, pada siang hari, rumah tersebut pun tidak menggunakan tenaga listrik dari PLN. Jika penggunaan rata-rata 2.000 watt per hari atau setara 2 Kwh, dikalikan 5 jam waktu efektif tenaga surya, maka rumah tersebut bisa menghemat 10 Kwh dalam sehari, atau 300 Kwh dalam sebulan.

Bila dikalikan tarif listrik Rp 1.412/kwh, maka yang dihemat sebesar Rp 423.600/bulan.

"Jadi ada dua keuntungannya, dia bisa jual ke PLN, dan dia nggak pakai listrik PLN sama sekali," tuturnya.

Sementara itu, Asistem Manager Transaksi PLN Menteng, Jakarta Pusat Jelli Budi mengatakan, hingga kini baru dua rumah di kawasan Menteng yang memasang listrik dengan konsep panel surya yang juga disebut ‎Photovoltaic tersebut.

"Di Mangunsarkoro dan di Banyuwangi," tuturnya.

(rrd/dnl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com