Produksi Minyak 2016 Ditargetkan 830.000 Barel/Hari, Naik 0,6%

Produksi Minyak 2016 Ditargetkan 830.000 Barel/Hari, Naik 0,6%

Dana Aditiasari - detikFinance
Senin, 15 Jun 2015 12:41 WIB
Produksi Minyak 2016 Ditargetkan 830.000 Barel/Hari, Naik 0,6%
Jakarta - Komisi VII DPR dan Kementerian ESDM saat ini menggelar rapat kerja, salah satunya membahas target produksi minyak (lifting) di Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016.

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memastikan, tahun depan produksi minyak paling maksimal rata-rata hanya 830.000 barel/hari atau relatif stagnan. Angka ini naik tipis dari target tahun ini 825.000 barel/hari atau 0,6% lebih tinggi.

"Kami sangat menghargai pandangan dari para anggota Komisi VII. 2016 high case kami perkirakan bisa 850.000 barel/hari, tapi dari konfirmasi dari 10 KKKS (Kontraktor Kontrak Kerjasama) pada 11 Juni 2015, hanya mampu 845.000 barel/hari," kata Wakil Kepala SKK Migas, Zikrullah, dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Senin (15/6/2015).

"Namun, hasil simulasi yang kami lakukan, dan setelah pendalaman yang paling realistis adalah di angka 830.000 barel/hari," tambah Zikrullah.

Sementara, dalam rapat internal dengan anggota fraksi Komisi VII, belum disepakati satu angka target produksi minyak tahun depan, sehingga dibuat asumsi yakni produksi ditargetkan antara 800.000-830.000 barel/hari.

"Kita hari ini akan langsung menyepakati usulan Kementerian ESDM soal produksi lifting minyak bumi, yang dalam ringkasan asumsi dasar RAPBN 2016 sektor ESDM sebesar 830.000-850.000 barel/hari," kata Ketua Komisi VII DPR Kardaya Warnika.

Hasil rapat internal antar fraksi Komisi VII DPR, yakni:

  • Fraksi PDIP minta produksi minyak 810.000-830.000 barel/hari
  • Fraksi Golkar: 820.000-850.000 barel/hari
  • Fraksi Gerindra: 800.000-830.000 barel/hari
  • Fraksi Demokrat: 810.000-830.000 barel/hari
  • Fraksi PKB: 760.000-800.000 barel/hari
  • Fraksi PKS: 800.000-830.000 barel/hari
  • Fraksi PPP: 800.000-830.0000 barel/hari
  • Fraksi Nasdem: 800.000-850.000 barel/hari
  • Fraksi Hanura: 820.000-850.000 barel/hari
  • Fraksi PAN belum menyampaikan pandangan.

Kardaya menambahkan, dengan melihat hasil rapat internal fraksi serta pandangan dari Kementerian ESDM serta SKK Migas, disepakati rentang lifting minyak bumi tahun depan 800.000-830.000 barel/hari.

"Baik berarti DPR dan pemerintah sepakat bahwa rentang lifting minyak dalam asumsi dasar RAPBN 2016 adalah 800.000-830.000 barel/hari," tutup Kardaya.

(rrd/hen)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads