"Di Tol Cipali kita kebut 2 SPBU tiap jalur, kita resmikan Sabtu, dikerjakan 500 orang. Lalu di Kanci-Pejagan ada satu SPBU lagi. Jaraknya memang masih jauh-jauh, di Cipali per 60 km, normalnya tiap jalur tol ada SPBU dan rest area tiap 20-30 km," kata Direktur Pemasaran Pertamina, Ahmad Bambang, dalam rapat dengan Komisi VII DPR, Selasa (16/6/2015).
Seperti diketahui, keempat unit SPBU CODO tersebut masing-masing terletak di rest area km 102 dan km 166 untuk arah Cikopo-Palimanan, dan rest area km 101 dan km 164 untuk arah Palimanan-Cikopo. Pengoperasian SPBU sendiri akan dilakukan secara bertahap, dimulai dengan SPBU CODO rest area km 102 pada hari ini.
Selanjutnya, SPBU CODO di rest area km 101 pada 22 Juni 2015, rest area km 166 pada 30 Juni 2015, dan terakhir SPBU CODO di rest area km 164 pada 7 Juli 2015. Dengan demikian, seluruh SPBU CODO di rest area jalur tol Cikampek-Palimanan akan beroperasi sebelum arus mudik-balik Hari Raya Idul fitri 1436 H/2015 dimulai.
"Untuk menambah kenyamanan masyarakat yang mudik, di setiap rest area, Pertamina akan mendirikan tenda, untuk pengendaran sepeda motor kita sediakan tukang pijet, tukang pijernya laki-laki," ucap Bambang.
Pihaknya memprediksi, titik kemacetan mudik lebaran tahun ini akan bergeser, tidak lagi di simpang Jomin, Cikampek, tetapi bergeser ke Brebes.
"Kita kordinasi dengan Polda Jateng, dengan adanya tol baru Cipali, itu sambung dengan Kanci keluar di Pejagan, artinya titik macet akan ada di Brebes, dulu di Jomin, sekarang harus kita pikirkan macet di Brebes jadi di situlah kita dengan Polda atur lalu lintas," tambahnya.
Terkait distribusi BBM sendiri, Pertamina telah melakukan segala persiapan dan memastikan pasokannya akan aman saat arus mudik dan balik lebaran tahun ini.
"Dalam rangka menghadapi lebaran kita nambah pasokan lagi, Premium stoknya sudah naik 18 hari target kami 19 hari, solar sudah 23,6 hari, avtur aman, LPG 17,64 hari," ungkapnya.
Ia menambahkan, Pertamina menambah armada mobil tanki stok di SPBU, sebagai buffer stock.
"Sementara untuk konsumsi BBM sendiri saat mudik lebaran, di daerah Jakarta H-5 dan plus 5 itu konsumsi BBM berkurang, 60% premium dan solar 70% dialihkan ke timur ke Cikampek, Cirebon, dan Jateng," katanya.
"Kita juga menyediakan produk Bahan Bakar Khusus (BBK) dalam kemasan yaitu pertamax, pertamax plus, pertamina dex dalam kemasan di SPBU yang selama ini belum menjual BBK. Tapi harganya beda Rp 1.000 dari harga di SPBU," tutupnya.
(rrd/hen)











































